Review: Malish Ilaria Double Breastpump

10:17 PM

Finally, I bought my own breast pump!

Sebelumnya saya cuma dipinjami oleh teman saya yang baik hatinya, Mrs. Diah Novitasari, Medela Swing. Saya benar-benar awam dan tidak pernah mencari-cari review breastpump sebelum melahirkan. Dengan baik hatinya Diah meminjamkan Medela Swing yang ternyata harganya lumayan mahal yaa... Hehehehe, thanks Di!

Saya juga dapat breastpump avent natural dari teman-teman kuliah, karena masuk ke wishlist saya. Hasil rekomendasi dari kakak sepupu. Tapi dasar yah, saya pemalas, jadinya dipakai kalau lagi perlu cepat, ga mau ribet sama kabel-kabelan.

Detail review kedua breastpump di atas di post terpisah aja ya (kalau saya rajin), hehehehe..

Berawal dari promo di jd.id, si Malish Ilaria yang biasanya dibanderol 2.2 juta jadi cuma 1.6 juta terus bisa dicicil. Ihiyy, langsung lah demi urusan per-ASI-an, Azi mah selalu mendukung. Sebenarnya sih yang lagi ngeHip banget Spectra 9+, tapi baca di beberapa review sana sini (di blog dan IG @shafarentalpump) akhirnya saya pilih Malish Ilaria. Tujuannya memang cari yang double pump biar cepat pas pumping di kantor. Dan mumpung lagi diskon, pilihnya malish yang paling bagus, hehehe...

Malish ini adalah merek dari Rusia yang lumayan terkenal di negara tetangga kita, Malaysia. Sedangkan di Indonesia, rasanya baru tahun 2016 yang lalu mulai terdengar. Harga pompa malish sendiri relatif lebih murah di Malaysia, tapi sekarang Malish sudah ada secara resmi di Indonesia. Mereka juga sudah ada service centernya sendiri, jadi lebih baik membeli produk malish yang bergaransi Malish Indonesia.

Berikut penampakan Malish Ilaria.
Isi Produk Lengkap Paket Malish Ilaria, credit: pumponthego
Berikut keterangan produk dari website malish indonesia ya:

THE ULTRA SILENT PUMP
New double electric pump suitable for home and office use.
A real duo with 2 discrete pumps, serving each expression kit, just like 2 sets of single pump
Left, right or duet operation with individual control. Different suction strength can be set on left and right!
  • Unique soft breast shield design, reacting to the pumping rhythm which mimic baby’s suckling for maximum comfort and stimulation
  • 2 Phase Expression – Stimulation Phase & Expression Phase
  • 9 steps suction control
  • Built-in timer
  • Heavy Duty Pump
  • 30 minute auto stop function
  • Last used setting memory
  • Built-in LCD
  • Compact and light weight for maximum portability
  • Silent operation
  • 1 year warranty
  • FREE USB cable
Isi paketnya sendiri (seinget saya ya, ngga lagi di depan kardusnya):
  • 2 set botol lengkap kaya di samping, ada dudukannya, selang, soft breast shield, membran, diafragma, penutup corong)
  • mesin nya yang warna pink
  • membran cadangan 2 buah
  • adapter (kaki tiga)
  • kabel usb (buat dicolokin ke power bank)
  • kartu garansi (harus dikirimkan ke malish indonesia beserta bukti pembelian)
  • Hmmm apalagi ya, nanti diupdate kalau ada yang kelewat


Apakah klaim di atas benar? Yes, saudara-saudara. Aduh saya jatuh cinta sama Malish Ilaria ini, Alhamdulillah ga salah beli. Why? Berikut kelebihan dari Malish Ilaria menurut saya:
  1. Bisa dipakai terpisah, jadi walaupun dia double breastpump, tp kalau kita mau pakai satu aja juga ga masalah. Jadi dia bisa dioperasikan terpisah. Bahkan level kekuatan pompa pun bisa diatur berbeda kiri dan kanan.
  2. Ngga sakit sama sekali, saya ga pernah ngerasa sakit pakai pompa ini. Pakai medela juga ngga sih. Tapi pakai medela pernah jadi bengkak karena kelamaan. Kalau pakai ilaria ngga pernah bengkak, karena satu sesi pun biasanya cuma perlu 15 menit doang udah dapat lumayan banyak.
    Display malish ilaria. Tombolnya ada pengatur L dan R; pengatur tipe stimulasi atau expressed; adjust kekuatan pompa; serta power
  3. Dia ada 9 atau 10 tingkat kekuatan hisap, tapi selama ini saya cukup menggunakan level 3, atau max level 4.
  4. Lumayan ngosongin dada, saya ga perlu sambil pijet-pijet pake VCO lagi kaya dulu pas pakai medela swing. Tinggal tempel, trus main HP. Sampai saat ini udah ngga pernah plugged duct lagi.
  5. Orang-orang banyak yang membandingkan Ilaria dengan BP hospital grade, walaupun tidak ada claim resmi, tapi kemampuan mengosongkannya mumpuni. Kalau dilihat dari segi ukuran dengan BP Hospital Grade lainnya, dia termasuk kecil.
  6. Perbedaan hasil pompa saya 20-30% dari saat menggunakan Medela Swing, dengan waktu jauh lebih singkat, dan ngga usah pakai dipijit-pijit manual segala.
Berikut kekurangannya:
  1. Bisa portable tp dia ngga punya built in battery yang bisa dicharge kaya fitur yang dimiliki breastpump seperti Spectra 9+. Jadi kita tetap harus sambungin ke power bank. Selama ini saya masih tidak masalah, karena di kantor selantai cuma saya yang pumping, colokan di mushola bisa dimonopoli. 
  2. Dia ga berisik banget kaya philips avent electric, tapi ga sesenyap itu juga suaranya. Masih normal tapi tidak mengganggu. 
  3. Lumayan banyak yang dilepas untuk dicuci (kalau dibandingin dengan medela swing, ya iyalahhhh). Dia kan ada breast shieldnya supaya ngga sakit, sama penutup corong biar tetap higienis.
Begini deh kira-kira penampakan kalau lagi mau pumping di mushola. Dudukan biasanya tidak saya bawa karena makan tempat di tas, hehehehe
Overall, I love It!


UPDATE 26/07/2018: Udah satu setengah tahun pakai malish Ilaria, sekarang saya sudah tidak bekerja, tapi si adek hanya suka menyusu di satu sisi sehingga saya tetap harus rajin mompa. Alhamdulillah sampai saat ini breastpumpnya belum pernah rusak, membrannya juga aman. :)


You Might Also Like

0 comments

Subscribe