Kamis, 30 Agustus 2018

Kolik dan Alergi bikin Stres #AsikTanpaToxic


Saya percaya bahwa Allah tidak akan memberikan ujian lebih dari kemampuan hambanya. Saya juga percaya, mungkin ujian diberikan karena sebelumnya kita tidak bersyukur dengan kemudahan yang diberikan sebelumnya.

Begitulah yang saya rasakan ketika menghadapi ternyata anak kedua saya sangat berbeda dari kakaknya. Walaupun dari luar semua orang selalu berkomentar mereka sangat mirip seperti anak kembar, namun sesungguhnya banyak sekali perbedaan mereka walaupun umur Salsa saat ini baru 5 bulan. Mungkin itulah sebabnya kita tidak bisa membanding-bandingkan anak, sama ibu dan ayah saja beda, apalagi beda. 

Salsabila Tanisha Nugraha, atau yang sering kami panggil Salsa atau Caca, lahir pada hari Jumat tanggal 23 April 2018 pukul 02.30 WIB di Depok. 

Seperti kakaknya yang terlahir kecil, Salsa pun juga lahir dengan berat rendah, 2.3 kg saja walaupun dilahirkan cukup bulan pada 38 minggu. BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) lagi, BBLR lagi. Hmmm, sepertinya anak-anak saya bakatnya kecil semua. Ketika mengandung Ammar dulu saya memang hanya naik 9 kg, saat hamil  saya naik 17 kg, tapi kok Salsa kalah 100 gr nih sama Aa'nya. Yowisss...

Bulan pertama bertambahnya anggota keluarga, kami jalani dengan cukup baik. Ammar lah yang banyak harus beradaptasi dengan kedatangan adiknya, masih banyak cemburu rupanya. Untung Salsa masih lebih banyak tidur sehingga masih banyak waktu yang bisa saya luangkan untuk Ammar. 

Alhamdulillah, aman nih kayanya. Bulan pertama terlewati. Seingat saya dulu bulan pertama punya Ammar rasanya cukup berat. 

BACA JUGA: SEBULAN RESMI JADI MAMAK ANAK 2

Salsa menyusu tanpa ada masalah berarti, perlekatannya langsung bagus dan saya tidak mengalami lecet sama sekali. Berbeda dengan saat Ammar dulu, sampai saya harus ke konselor laktasi. Kenaikan berat badan di bulan pertamanya pun menyalip Ammar dulu.

Saya selalu menjadikan Ammar patokan dan sejauh ini ternyata Salsa bisa lebih baik. Alhamdulillah, hidup saya di awal "motherhood of multiple kids" lancar.

Lalu memasuki usia 2 bulan, jeng jeng jeng. *pakai backsound kaget dramatis di sinetron*

Salsa selalu ngajak begadang di malam hari. Bukan, bukan begadang yang biasa, tapi ini luar biasa. Dia bisa bertahan menangis selama 4 jam atau bahkan lebih tanpa bisa didiamkan. Disusui tidak mau, diayun-ayun juga tidak diam. Praktis hidup saya berubah menjadi zombie. 

Setiap malam Salsa menangis, awalnya saya bacakan ayat kursi, atau surat-surat pendek serta doa lainnya. Terkadang saya ajak ngobrol "Salsa, kamu kenapa sayang?". Lalu saya pijat perutnya. Masih belum diam juga. Saya setelkan bunyi vacuum cleaner, bunyi hujan, dan bunyi-bunyian lain yang biasanya dapat menenangkan anak bayi. Sampai saya setel youtube video contrast agar bayi diam. Tidak mempan, buibuuu...

Masih ingat kan bagaimana biasanya para suami tetap tertidur lelap saat anaknya menangis? Nah, saat Salsa menangis yang kali ini, suami saya sampai terbangun dan kadang membantu menggendongnya. Kebayang kan besar dan lama tangisannya. 

Ada kalanya kalau saya sangat lelah, saya sampai marah pada Salsa, "Cacaaaa, kamu maunya apa sih? Kok tega banget sama mamah". 

Kondisi ini berlangsung selama hampir 2 bulan dengan rekor menangis dari jam 11 malam sampai 6 pagi. Selama itu juga saya tidur dengan posisi duduk terjaga sambil menggendong Salsa. Karena sekalinya dapat posisi yang enak dan dia tidak menangis, saya tidak lagi berani bergerak.

Saya pun resmi menderita baby blues setelah 2 anak. Saya sempat membenci anak saya sendiri dan tidak ingin dekat dengannya. Ada kalanya saya berharap kenapa tidak Allah ambil saja saya saat melahirkan kalau ternyata cara mengurangi dosa dengan mengurus anak segini beratnya (kayanya dangkal amat ya, padahal ibu lain ada yang lebih berat, tapi sestress dan selelah itu sayaa).

Telisik punya telisik, kondisi Salsa ini dinamakan Kolik atau Colic.

Kolik adalah kondisi dimana bayi terus menerus menangis tanpa sebab yang jelas dan sulit dikendalikan. Biasanya terjadi pada bayi sehat di bawah usia 5 bulan, bayi dapat menangis terus menerus selama 3 jam atau lebih selama 3 hari berturut-turut. Biasanya kolik mulai muncul pada saat bayi berumur 2-4 minggu dan mencapai puncaknya saat berumur 6-8 minggu. Sebagian besar mulai "sembuh" pada usia 3-4 bulan, walaupun ada segelintir yang masih mengalaminya saat 5 bulan.

Saya dan suami sibuk mencari solusi untuk mencegah bayi kolik. Mulai dari membaca artikel di web sampai video youtube ibu-ibu yang anaknya pernah kolik. The stress is real!

Karena Salsa masih menyusui, maka salah satu faktor penting yang harus dikendalikan adalah Air Susu Ibu yang berujung pada jeng jeng, makanan yang dimakan si Ibu alias sayaaa... Dan ternyata makanan pantangan kolik banyak sekaliiii... Dari banyak referensi, umumnya makanan yang harus dihindari yang paling utama adalah Dairy atau produk susu. Selain itu ada juga makanan alergen seperti gluten, telur, kerang-kerangan, seafood, kafein, dan makanan pedas. Sistem pencernaan bayi belum sempurna sehingga masih rentan dan dapat beraksi tidak nyaman terhadap makanan tertentu. 

Selain kolik, caca pun memiliki kecenderungan alergi. Dia sering sekali muntah berlebihan hampir setiap habis menyusu. Gumoh, apa itu gumoh, muntahan caca jauhhhhh lebih banyak, seringnya keluar dengan dorongan projectile dan pastinya saya harus ganti baju serta mandi karena kuyup sekali dan ganti sprei. Berat badannya pun naik sangat perlahan pada bulan ke 2 sampai bulan ke 4. Hiksss...

Dan lagi-lagi, karena masih menyusui, makanan saya lah yang harus dikoreksi. Dokter memberikan pantangan sebagai berikut: susu dan produk turunannya (keju, yoghurt), kacang-kacangan (tahu, tempe, bye bye susu kedelai yang bs jadi asi booster), seafood, serta coklat (karena biasanya mengandung susu dan kacang juga).

Sebelumnya saya termasuk yang menganut prinsip, ASI Booster itu yang penting makanan yang enak dan bisa buat ibu Happy. Prinsip ini terbukti ketika saya menyusui Ammar dulu. Bahkan saya sering makan sop duren dulu! Tapi sekarang, semuanya berubah. Semua makanan yang saya suka ada di list makanan pantangan. Walaupun untungnya ayam masih diperbolehkan, sisanya saya sudah mirip kambing yang makanannya daun-daun hijau saja. 

Alhamdulillah sekarang Salsa sudah tidak pernah kolik lagi sebelum usia 3 bulan. Walaupun begitu tetap ada beberapa makanan yang tetap saya pantang yaitu susu dan kafein. Dairy lagi dairy lagi. Padahal susu itu minuman paling mudah untuk mengganjal rasa lapar yang sering melanda ibu menyusui kannn. Keju, semua makanan enak pakai keju, mau sweet ataupun savory. Walau saya bukan pencinta kopi, tapi saya penikmat teh hijau yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh biar cepat kurus gituuu... Selain itu minum teh dingin-dingin kan nikmat gitu, buktinya kalau ke minimarket produk minuman itu yang paling banyak teh.

Sampai pada suatu saat saya membaca info dari Blogger Perempuan tentang lomba blog Pokka Natsbee Honey Lemon. Saya icip-iciplah minuman tersebut. Eh enak dan segar plus ga ada kafein, aman nih buat saya minum. Jadilah sekarang saya setiap melipir minimarket beli minuman ini. Ternyata madu dan lemon punya banyak manfaat dan baik untuk diminum setiap hari loh (dilansir dari sini):

Pertama, air madu lemon terkenal dapat membantu melancarkan pencernaan dengan cara membantu produksi asam lambung dan sekresi empedu agar kandungan makanan mudah dipecah dan diserap oleh tubuh. 

Kedua, berfungsi sebagai diuretik. Nah loh apaan tuhhh... Diuretik itu adalah kandungan yang bisa membantu mengurangi kelebihan cairan dalam tubuh. Yaa begitulah kurang ga bagus lebih pun juga tidak baik. Kelebihan cairan biasanya bisa dilihat jika ada bengkak pada tubuh (nenek saya kaya giniii). Selain itu kelebihan cairan juga memperberat kerja jantung dan meningkatkan tekanan darah. 

Ketiga, meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ada kalanya sakit itu musiman, satu sakit semua ikut sakit. Apalagi pas musim pancaroba, ngga jelas hujan atau panas. Nah minunman madu lemon juga bisa melindungimu dari sakit musiman seperti flu karena lemon bisa membuat tubuh lebih kebal. Inget ibu tidak boleh sakit. Ciat ciat.. Minggir kau kuman-kuman.




Keempat, bisa berfungsi sebagai detoks untuk tubuh. Zat toksik ada dimana-mana di sekitar kita mulai dari pestisida yang ada di makanan kita sampai asap polusi kendaraan di jalanan. Polutan-polutan ini tidak hanya masuk melalui makanan dan pernapasan, tapi juga diserap melalui kulit. Waaaa... Mereka terakumulasi pada jaringan dalam tubuh kita terutama di liver dan ginjal, tentunya hal ini bisa mengganggu organ penting tersebut. Jus jeruk/citrus sudah terkenal fungsinya sebagai minuman detoks. Dicampur dengan madu menjadikannya cairan detoks yang ampuh namun lembut (gentle). Toksin pun selanjutnya dibuang melalui urin karena fungsi diuretik minuman ini. #AsikTanpaToxic banget kannn

Kelima, meningkatkan metabolisme. Masih berhubungan dengan fungsi detoks dan diuretiknya, lemon dan madu juga dapat meningkatkan metabolisme. Toksin dan zat asing lain yang terperangkap dalam tubuh juga sering menjadi penyebab kegemukan loh. Lemon meningkatkan sekresi tubuh membuat peredaran darah lebih teratur sehingga metabolisme meningkat. Lumayann bisa jadi alternatif dari teh hijau yang tidak boleh saya minum sampai saat ini.

Satu lagi yang saya suka dari minuman Pokka Natsbee Honey Lemon ini adalah kandungan vitamin C nya yang dapat memenuhi kebutuhan kita dalam sehari. ๐Ÿ˜Š


Dan yang terpenting, jangan lupa bahagia. Karena #asiktanpatoxic itu utamanya ada di pikiran :)

At the end of everyday, I will always love you Salsa. #ASIKTANPATOXIC

Kamis, 23 Agustus 2018

Review Buku: Jiwa yang Lapang by A.K




Ada sebuah buku yang menarik saya pada sore itu, di atas lemari printer ruang kerja ayah saya. Judulnya simpel "Jiwa yang Lapang". Saya balik buku itu, oh rupanya yang penulisnya sama dengan buku "Ya Allah, tolong Aku". Kebetulan beberapa tahun lalu saya pernah baca buku itu saat lagi galau-galaunya, ya cinta ya karier, saat seperti dunia lagi mau runtuh deh. 

Judul buku: Jiwa yang Lapang
Penulis: AK
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Cetakan Pertama, November 2015
Cetakan Ketiga, April 2016
Jumlah Halaman: 202
Jenis Cover: Soft Cover
Harga: IDR 65,000

"Manusia kadang hidup terlalu memaksa.
Memaksakan pikiran. Memaksakan kehendak. 
Memaksa diri sendiri. Memaksa orang lain.

Tetapi karena itu manusia mudah menjadi stres. 
Manusia tidak sadar kalau telah berbuat melampaui batas 
yang telah ditetapkan oleh-Nya.

Kita harus hidup dengan merasa cukup dan memiliki jiwa 
yang lapang. Jiwa yang bisa menerima segala sesuatu 
dengan seikhlas-ikhlasnya.

Bukan berarti kita tidak harus berusaha. Kita harus selalu bekerja dengan gigih dan berdoa dengan lebih gigih lagi. Setelah itu lapangkan jiwamu untuk menerima segala ketetapan dari-Nya."

Bait di atas tertera pada halaman buku yang berwarna hijau ini dan membuat saya pun mengambilnya dan membawanya ke kamar. Lumayan untuk menemani saat menyusui. Buku berisi 200 halaman dengan jenis paper back sehingga membuatnya tidak berat dengan ukuran font yang cukup besar dan highlight menarik sehingga dapat dengan cepat diselesaikan.



Waktu itu saya pernah mendengarkan ceramah Ust. Khalid Basalamah di youtube, kata beliau agar menghndari buku tidak dibaca atau hanya sekedar wacana untuk dibaca, mulailah dari daftar isinya lalu tandailah mana yang menarik untuk dibaca. Subhanallah, menurut saya (yang kebetulan suka jadi korban fragmented realitynya Instagram) buku ini terasa pas sekali setiap babnya, semua saya tandai dan rasa sangat perlu untuk dibaca. Mulai dari Penyesalan, Belajar Rendah Hati, Bersyukur, Rezeki Tidak Akan Tertukar, Jangan Suka Menghakimi Orang Lain, sampai Hidupmu ada Tujuannya, terasa sering kita dengar tapi buku ini menyusunnya dengan rapih kembali. Bab yang paling membuat saya jlep adalah "Mengeluh Hanya Membebanimu" serta bagian "Indahnya Kesulitan Hidup". I am a very whiny person apalagi isi whatsapp ke suami, woooo isinya keluhan dan stress terutama tentang mengasuh 2 anak kecil cimil-cimil yang sangat menguji kesabaran.



Seperti yang saya bilang sebelumnya, mungkin apa yang ada di buku ini bukannya pertama kali kita dengar. Namun penulis mencoba merangkai kata untuk merangkumnya kembali agar kita bisa renungkan. Tidak lupa diselipkan ayat dan hadits yang berkaitan. Buku ini sangat cocok dibaca oleh siapa saja karena cukup general namun dapat diterapkan dalam setiap aspek kehidupan agar kita menjadi pribadi yang lebih positif.

Oh iya, penulis A.K ini memang sengaja menggunakan nama pena anonim agar pembaca tidak terpengaruh dengan siapa yang menulis melainkan kepada apa yang ditulis. Ya misalnya aja ada buku tentang body shaming, satu ditulis Kendal Jenner yang udah tinggi semampai dan langsing pula, satu ditulis Melissa McCarthy yang memang berbadan besar. Pasti kita akan lebih percaya yang ditulis Melissa bukan padahal mungkin saja Kendal Jenner juga memiliki insecurity tinggi atas tubuhnya. *Contoh yang aneh dan hanya ilustrasi doang yaa, wkwkwk*

Overall, saya suka buku ini. Yah, gimana ya, bacaan saya sekarang kalau ngga buku parenting ya buku self help. Membaca buku ini membuat saya banyak mengangguk serta mencoba mengurangi keluhan ataupun sifat judgmental. Saya jadi tertarik untuk membaca buku-buku A.K yang lainnya. Ada yang sudah pernah baca buku ini? Atau punya rekomendasi buku serupa?





Selasa, 14 Agustus 2018

Kangen Tumblr


Saya lagi kangen tumblr.

Pernah ga sih merasakan jenuh atau iri hati karena sosial media? (Saya ngacung). Walaupun di sosmed saya itu minim selebgram, ternyata teman-teman sendiri pun kadang bikin ehem-ehem, jadi bete sendiri.

Di atas kertas, sepertinya hidup saya sudah lengkap ya, punya anak pun sudah sepasang. Jadi ga bisa tuh orang nanya "kapan Ammar punya adek?" "Ga penasaran punya anak cewe?" Tapi namanya juga manusia biasa yang diciptakan banyak berkeluh kesah *padahal ga bagus* kelamaan liat sosmed bisa bikin lelah dan mengarah ke iri hati.

Contohnya aja, abis liat postingan si ibu ini ngasih stimulasi ini buat anaknya, bikin sendiri pula pakai alat dengan konsep montessori. Si anak pun anteng bisa main berjam-jam tanpa screen time. Sedangkan di saat yang sama, Ammar lagi di depan TV, dan Salsa si bayi koala menghabiskan 80% waktunya di gendongan saya, boro-boro stimulasi ternyata mainan saja tidak ada yang saya belikan, bahkan teether pun belum sempat beli. Saya merasa gagal untuk anak-anak saya di banyak hal. I did not cut out as social media mom, not Instagram, and totally  far from pinterest mom.

Sampai akhirnya saya bilang ke suami kalau sepertinya saya perlu break sejenak.

Di saat perlu social media break tapi tetap perlu tempat untuk mencurahkan perasaan. Oh Tumblr. 
Dimana kamu tidak perlu menulis panjang-panjang, bisa hanya quote atau satu buah gambar atau gambar dengan quote. Oh Tumblr.
Dimana kamu merasa semua orang galau dan perlu pertolongan. Oh Tumblr.



Pokoknya bagi saya, tumblr itu tempat yang pas untuk pelampiasan uneg-uneg tapi hampir ga ada yang baca. Lumayan buat penyaluran. Kalo mau caption positif terus ala-ala di IG kok kayanya fake, tapi kalo ngeluh mulu negative vibe banget... Di tumblr, ga ada yang protes.

Sayangnya pada 6 Maret 2018 yang lalu, Kominfo resmi memblokir layanan Tumblr di Indonesia. Kronologisnya bisa dilihat disini.  Alasan utama pemblokiran tumblr adalah konten pornografi yang ada di dalam situs microblogging tersebut, walaupun itu juga kalau orangnya mengakses ya. Timeline saya mah isinya self help atau meme lucu ngga jelas.


Sedih sih karena saya punya 3 alamat tumblr, 1 yang paling saya sering gunakan untuk me-reblog apapun yang saya mau, 1 untuk kehidupan saya setelah menikah, dan 1 untuk percakapan random di keluarga besar saya yang bisa mengundang gelak tawa. Jika anda mengarahkan cursor ke kolom "About Me" di blog ini, maka akan terhubung dengan tumblr-tumblr saya. Oh saya punya 4 bahkan, 1 lagi page fanbase buat Rachel Platten sebelum dia seterkenal sekarang dan difollow doi loh.


Tumblr itu simpel tapi indah. Dia tidak ribet dan semaumu saja. Dia tidak menggebu-gebu seperti facebook, intens seperti Instagram, atau intelek seperti twitter. Tumblr menerima dirimu apa adanya. Dia dapat mendengar lagu yang sedang kau mainkan, lirik yang sedang kau renungkan, serta northern light yang kau idam-idamkan untuk dilihat. Dan siapa sangka ternyata Spongebob bisa sangat relatable pada kehidupan kita.

Semoga suatu saat nanti tumblr kembali, mungkin ada cara agar hanya konten pornografi saja yang diblok sehingga yang lainnya tetap bisa diakses?

Ah pokoknya saya kangen Tumblr. Ada yang mau ngasih saran, dimana biasanya bisa melampiaskan isi hati tanpa peduli apa kata orang? 


Sabtu, 11 Agustus 2018

Ide Hadiah Lahiran yang Bermanfaat


Pic Credit


Holaaa semua,

Mumpung saya lagi ngga ngantuk dan anak-anak lagi pulas tidur, nulis post lagi ahhh... Kali ini saya ingin memberikan daftar ide hadiah untuk orang yang baru melahirkan, terutama untuk yang baru melahirkan anak pertama. Hadiah-hadiah dibawah ini yang saya rasa perlu dan kalau dibeli secara patungan tidak memberatkan. Pas banget kalau belinya barengan buat teman sekantor atau se gank. 

Oh iya, biasanya hadiah-hadiah di bawah ini ada di wishlistnya expectant mothers. Jadi jangan lupa tanya langsung ke orangnya ya kalau-kalau dia sudah ada taksiran atau inceran. Kalau untuk hadiah lahiran sih tidak perlu surprise tidak apa-apa supaya tetap berfaedah hadiah yang digunakan dan tidak berakhir dengan dijual oleh yang nerima kado, "...NEW, EX-KADO"

1. Breast Pump

Ini menurut saya wajib dimiliki oleh seorang ibu baik dia bekerja ataupun tidak. Kalau bekerja, jelas sebagai penyambung antara Ibu dan Anak selama ditinggal bekerja. Kalaupun tidak bekerja, breast pump tetap diperlukan loh (ini yang biasanya orang banyak salah kaprah). Pengalaman anak kedua, saya sudah tidak bekerja, tapi saya tetap memompa karena anak saya penggemar minum satu sisi saja, sisi yang lain dianggurin dan suka bengkak, jadi harus tetap rajin memompa. Belum lagi kalau bayinya ada kemungkinan kuning (biasanya yang suami istri beda golongan darah, istrinya O, udh pasti kalah) karena ibu dan anak beda golongan darah, mesti nginep dulu di inkubator, mau ga mau harus minum asi perah.


Pic Source

Menurut pribadi sih yang paling saya sukai yang dual pump elektrik biar menghemat waktu gitu, apalagi saat bekerja dulu, membantu banget kalau pompanya yang double. Di masa awal kembali bekerja biasanya masih perlu memompa saat di kantor 3x sehari untuk menjaga suplai asi, kebayang kan lamanya kalo pakai satu pompa aja. Kisaran harga pompa elektrik yang single pump biasanya dari 800 ribuan (yang mereknya masih jelas) sedangkan untuk double pump ada di 1,4 juta ke atas.

BACA JUGA: REVIEW: MALISH ILARIA DOUBLE BREASTPUMP 

Tapi kalau mau beli sendiri aja atau yang diajak patungan untuk beli pompa kurang ramai, bisa juga coba beliin silicon breast pump (kisaran harga di bawah 150rb udah dapat yang merk mooimom). Untuk manual yang merk Medela mulai dari 400ribuan juga sudah ada kok.

2. Sterilizer

Menurut saya sih ini perlu dan bisa kepakai seterusnya, kebetulan saya punyanya yang Panasonic Dsterilizer. Jadi dia sekaligus tempat naruh perkakas bayi seperti botol dan peralatan pompa. Menginjak MPASI bisa untuk piring, sendok, dan teman-temannya. Bahkan sekarang sering dipakai neneknya anak-anak untuk sterilin wadah yang ingin dipakai buat bikin yoghurt. Berguna banget dan praktis. Walaupun si sterilizer ini hanya sampai 80 derajat. Pada masa awal-awal (saat anaknya masih dibawah 6 bulan) setelah saya cuci botolnya, biasanya saya bilas dengan air panas, lalu dimasukkan ke Panasonic Dsterile ini sekalian untuk meniriskan airnya). Kisaran harga sterilizer ini adalah 800 ribu rupiah.

Ada juga sterilizer lain yang mahal dan sophisticated serta berguna kalau ibu atau bapak si anak itu juga buka praktek dokter gigi (bisa buat steril alat-alat sampai HP dan mainan), UPang UV Sterilizer. Tapi harganya sampai 3 jutaan. Hehehehehe.


Tapi kalau menurut hemat saya, dunia kan ga steril yak, kalo terlalu lebay semuanya steril sama aja ngebuat anak jadi bubble boy sih?

3. Baby Carrier

Nah, ini menurut saya termasuk baby gear wajib untuk dimiliki. Kenapa? Karena ada anak yang ngga betah di stroller, tapi kalau ngegendong, pasti ada masa bayi harus ta' gendong kemana-mana.

Pilihan paling aman kalau patungannya ramean atau sedivisi, mungkin bisa beliin Ergobaby Carrier yang Original (range harga 2,3 jutaan ke atas). Model ergobaby ini biasanya yang paling disukai dan "aman". Boleh juga cari yang model hipseat carrier nya i-angel yang harganya juga lumayan mahal, tapi kalau model hipseat masih banyak pro kontra tentang keamanannya.

Personal Opinion: Ergobaby tetap yang terenak


Untuk yang ga patungan, pilihan teraman adalah GEOS alias Gendongan Kaos. Yakin deh kepake, soalnya mamah zaman now jarang yang bisa pakai jarik. Harga geos sendiri cukup terjangkau mulai dari 75 ribu - 150 ribu.

4. Stroller



Stroller juga termasuk salah satu yang lebih baik ditanyakan langsung jikalau yang diberi hadiah sudah punya taksiran. Pertimbangan memilih stroller itu banyak dan berbeda-beda setiap orangnya. Beberapa pertimbangan seperti:
  • Posisi dudukan stroller, bisa full recline (rebahan) atau tidak
  • Bisa forward dan rear facing atau tidak
  • Berat stroller (termasuk paling utama)
  • Ketahanan (dinilai dari kemampuan melewati medan, bisa melewati jalan agak bergelombang atau cocoknya untuk jalan mulus seperti lantai mall)
  • Bisa dilipat dengan hanya menggunakan 1 tangan atau tidak
  • Bisa masuk kabin pesawat atau tidak
  • Dan lain sebagainya
Tuh panjang kan pertimbangannya, jadi sebenarnya lebih enak tanya langsung biar beneran kepakai. Kalau taksiran saya sih stroler-strolernya Aprica yang ringan, bisa front and rear facing, bisa fully recline, bisa dilipat hanya dengan satu tangan. Ehhh, tapi saya udah ada dua stroller hehhehe.

5. Hadiah untuk Ibunya

Biasanya orang sering banget terfokus sama hadiah buat bayinya, nah sekali-kali inget ibunya dong (yang udah susah-susah lahirin dan ngurus anak, loh kok jadi curhat~). This is also a very nice gesture show that you care about her. Berikut ide hadiah untuk ibu yang bagus menurut saya:

  • Baju dengan akses menyusui (lebih spesial lagi kalo akses menyusuinya memang bukaan kanan kiri, bukan sekedar resleting depan, tapi kalo lucu, gapapa juga sihh hihihi). Untuk yang agak premium ada Nyonya Nursing Wear, menengah ada Simply Store, yang banyak kasual dan kaos-kaosan ada Mamigaya.
  • Nursing apron, ini bakal kepakai banget terutama buat ibu menyusui yang tidak memakai kerudung atau kerudungnya pendek (soalnya saya jadi syar'i sekarang gara-gara menyusui dan males bawa apron *lohhh, niatnya ga bener). Nah bisa juga kasih hadiah bergo/jilbab instan yang panjang, biasanya awal-awal sangat berguna dan sering dipakai, karena praktis dan menutupi kalau sedang menyusui.
  • Lipstik, a little lipstick never hurts. Lumayan ngebantu mood juga loh apalagi awal-awal menjadi ibu biasanya lumayan berat. Engga mesti lipstik sih, coba pikirin kira-kira apa skin care yang diperlukan atau make up yang disukai si ibu.

Semoga bermanfaat! ๐จพ






Selasa, 07 Agustus 2018

Ketika Harus Menyapih Anak Lebih Awal

Breastfeeding.

If you never wish you could lend your breast to your husband, you're probably experiencing it wrong ๐Ÿ˜‚



Menyusui juga mengajarkanku bahwa kurang itu tidak enak tapi lebih juga sakit, yang paling bener, PAS ๐Ÿ˜Š. 

Sebulan pertama menyusui Ammar itu berat, puting lecet karena pelekatan belum benar, bengkak karena oversupply dan belum rajin memompa. Ngebayangin masih 5 bulan lagi biar bisa ASIX rasanya berat sampai pengen minta ASIP kakak sepupu aja. Dulu pas denger ibu-ibu yang lagi galau karena sudah harus menyapih membuat saya bingung sendiri, dihhh apa enaknya deh sampai harus digalauin karena mau berhenti.


Lalu tibalah masa Ammar harus disapih jauh lebih awal (16 bulan) karena berat badannya stagnan dari umur 10 bulan sampai 16 bulan  di 8 kg saja. Semenjak saya berhenti bekerja, Ammar mulai terbiasa mengempeng dan makan lebih sedikit. Dokter sampai memvonisnya failure to thrive (FTT) atau gagal tumbuh karena tinggi badannya yang sudah off the chart. 

Selain itu ditambah dengan kondisi saya yang ternyata hamil membuat keperluan untuk menyapih semakin mendesak. Walaupun saya sendiri tidak merasakan kontraksi saat menyusui, namun produksi ASI saya seret sekali. Saat mengempeng, Ammar hanya mendapat kenyamanan, tidak ada bunyi glek glek khas saat bayi menyusu, ubun-ubun kepalanya pun cekung tanda dehidrasi. 

Sungguh jika memungkinkan saya ingin menggenapkan menyusui Ammar selama 2 tahun tetapi keadaan yang tidak memungkinkan. 

Berbagai cara saya coba untuk menyapih Ammar. Diberi pengertian, anaknya ngga ngerti (atau tidak mau mengerti) masih terlalu muda. Kalau pakai metode WWL (Weaning With Love) kayanya lebih pas kalau sudah dekat-dekat 2 tahun. Dikasih sambal, dikasih jeruk nipis, adanya hati saya yang mencelos liat Ammar seperti patah hati sekali mencoba mimik berkali-kali tapi rasa mimiknya tidak enak. 

Saya juga mulai mengenalkan berbagai macam susu formula seperti S26 sampai yang paling mahal dan lebih tinggi kalorinya dibanding Pediasure, Nutrinidrink. Gagal buibu, mimik tetap yang nomor 1.

Dengan bantuan ibu dan saudara-saudara perempuan saya (ini nih enaknya punya saudara banyak, banyak bala bantuan juga), dibawalah Ammar ke Yogyakarta selama seminggu untuk dipisahkan dari saya, dan kebetulan ayah saya sedang ada keperluan kerja disana.

Awal-awal menyapih, saya merasa seperti sudah tidak ada faedahnya lagi sebagai Ibu. Untuk pertama kalinya saya berpisah dari Ammar lebih dari 12 jam, 7 hari! Teorinya bisa me time, atau pacaran lagi sama suami. Boro-boro, setiap percakapan yang dibahas hanya Ammar, dan terkadang saya jadi bad mood sendiri.

Kangen banget dan ingin curi-curi menyusui, tapi bisa diamuk sama nenek dan tante-tantenya Ammar yang sudah berusaha keras. Saya mulai paham kenapa ibu-ibu pada galau saat memasuki usia disapih. Apalagi untuk ibu bekerja yang bertemu anak hanya malam hari, sudah tentu bonding time nya hanya saat menyusui karena sudah lewat waktu bermainnya.

Sungguh saya mengira setelah disapih, ikatan batin dan ke-clingy-an Ammar akan berkurang. Eh ternyata, Ammar mah tetap maunya nempel Ibunya kok. Jangan takut kehilangan bonding, karena anak tahu kok mana orang tuanya, mana yang mencintainya sepenuh hati.

Semoga peruntungan Salsa lebih lama dibanding Ammar yaaa... Selamat mengASIhi semuanya :) 

World Breastfeeding Week 2018, 1-7 Agustus 2018. Kebetulan 7 Agustus ini bertepatan dengan ulang tahun ke-2 Ammar. Pengen nulis panjang buat Ammar, tapi entar isinya menye'-menye', ini aja lah. Love you, mar!

Rabu, 01 Agustus 2018

Review Shabu Hachi Bogor : Restoran Favorit Keluarga Saya



Begini ya ceritanya, saya dan suami itu termasuk golongan anti rugi apalagi setelah punya anak, segala pengeluaran harus berfaedah. 

Pernah nyadar ga kalo sekalinya keluar buat makan bisa habis 500 ribu untuk berdua sampai bertiga. Trus baru sampai rumah udah berasa lapar lagi, atau bahkan kadang baru sampai parkiran mall. Saya dan suami sering banget tuh makan sushi, udah pilih minumnya ocha yang gratis, ditahan-tahan milihnya yg benar-benar dipengen aja, eh 350 ribu minimal dengan perut yang masih ga kenyang.

"Kan masih banyak tempat makan lebih murah lagi cum". Yaaa tapi gitu deh, Bapak Azi mah seleranya tinggi, diajak makan Steak Moen Moen aja ngga mau (orang depok/anak kuliahan pasti tau Steak Moen Moen).

Karena ke mureee-an tapi selera tinggi itu lah yang membuat kita hanya punya sedikit tempat favorit untuk makan sampai-sampai tidak sedikit yang suka berkomentar instastory saya "makan disitu muluu". Nah, salah satu tempatnya adalah Shabu Hachi Bogor.

Dimana? Shabu Hachi Bogor terletak di daerah Pajajaran, tepatnya di Jl Pulo Armin no. 75, Baranangsiang (hasil ngegoogling), yah pokoknya ada di google deh. Dari exit tol jagorawi km 40 bogor kota, tinggal belok kiri lurus aja terus, nanti ada di sebelah kiri jalan, sebrangnya Nike Factory Outlet.

Harganya mulai dari 128-348 ribu rupiah tergantung pilihan daging (dari australian reguler sampai wagyu). Harga tersebut belum termasuk pajak dan servis 15%. Terdapat perbedaan 20 ribu antara harga weekday dan weekend. Tambahan biaya untuk bakarannya seharga 25 ribu/orang, tetapi kalau 1 orang mau buka panggangannya untuk yakiniku grill, kena charge untuk semua yang makan bareng, misalnya pergi ber3, nanti kenanya 75.000.

Kalau saya sendiri sih paling sering pilih yang paling murah, australian reguler. Soalnya lebih sering makan yakiniku grillnya dibanding shabu-shabunya. Ilustrasi harga berdua kalau weekend dengan pilihan daging australian reguler plus buka yakiniku grill adalah 400 ribu nett sudah sama tax.

Harga khusus untuk lansia (60 tahun ke atas) serta gratis untuk anak di bawah usia 4 tahun. Harga rombongan berlaku untuk 10 orang ke atas. 


Pertama, sebaiknya reservasi terlebih dahulu H-1. Karena Shabu Hachi hampir selalu ramai terutama di jam makan baik weekend maupun weekday. Kalau weekday biasanya ramai geng ibu-ibu arisan atau pengajian. Untuk reservasi agak banyaj (waktu itu saya ber-9, dikenakan DP 50%).

Datanglah tepat waktu karena waktu makan hanya 2 jam. Waktu 2 jam ini bukan dihitung dari kedatangan ya, tapi perslot waktu, jadi misalnya kita pesan untuk jam 11.00 siang lalu baru datang jam 11.30, mesti selesai jam 13.00 juga. Walaupun tidak strict banget sih asal tidak ramai. Datang lebih dulu pun juga enak karena ruang tunggunya nyaman sekali. 

Front desk dan ruang tunggu lantai bawah

Di ruang tunggu lantai atas disediakan berbagai macam cemilan, ada takoyaki, waffle, dorayaki, sampai kerupuk serta berbagai macam minuman seperti kopi, teh, dan air putih.


Ruang tunggu smoking (kiri) dan non smoking (kanan)

Masih di area yang sama, pihak restoran juga menyediakan arena bermain untuk anak-anak agar tidak bosan. Anak saya mah, malah paling senang main disini. Lumayan ada pelosotan, main dapur-dapuran, kasir-kasiran, kuda-kudaan, dan banyak lagi. Ya tapi jangan bayangin selengkap macam beebeeland atau kidzoona yang emang berbayar, ngelonjak itu namanya, hehehe. Tapi menurut saya sih udah lumayan banget ngebuat anak saya betah dan susah diajak pulang. 

Ruang bermain anak

Selain itu, kita juga boleh menunggu di ruang TV yang super cozy dengan sofanya dan full AC. Untuk ruangan TV dan bermain, makanan dan minuman tidak boleh masuk ya.


Shabu Hachi Bogor ini adalah cabang dengan tempat paling luas. Pada waktu weekend, biasanya mereka membuka tempat tambahan di aula yang prasmanan makanannya ada tersendiri (jadi tidak perlu jauh-jauh ambil ke bagian depan). 

Aula Shabu Hachi Bogor


Tempat makan area aula

Tempat makan area depan

Pilihan minumannya pun juga beragam. Mulai dari ocha, thai tea, infused water, produk nestle (milo, nescafe, dll), sampai es campur. 


Bagi yang bawa anak-anak tapi tidak suka shabu-shabu atau bbq nya, ada bubur ayam, beef dan chicken teriyaki, nasi, chicken pok pok, french fries, kaboocha, dan sebagainya yang bisa diambil. Kalau anak sudah lepas mpasi 1 tahun dan sudah boleh gula-garam, asyik banget lah pokoknya, ga usah bawa makanan lagi.


Buat shabu-shabunya serta yakiniku grillnya juga banyak banget dan lengkap, untuk proteinnya ada sliced beef, udang, ayam, ikan, kerang, bakso, mie-miean, sayur-sayuran dan banyak lagi. Saya termasuk yang ngambilnya daging-daging aja sih (makan protein sebanyak-banyaknya, karbo seminimal mungkin biar ga cepet kenyang dan muat banyak), jadi ga ngeh-ngeh banget. Kalau mau liat menu lengkapnya bisa di http://shabuhachi.com

Prasmanan untuk isian shabu-shabu

Untuk Yakiniku

Untuk makanan pembuka dan penutupnya ada pudding, ice cream (biasanya ada 2-4 rasa, tapi tidak kefoto), takoyaki, buah-buahan seperti semangka dan pepaya, serta salad buah.


Oh iya, semua bahan dan bumbu yang digunakan restoran ini dipastikan halal dan ada sertifikatnya loh. 



Di tengah-tengah restoran ada water fountain yang menyala setiap 15 menit plus tulisan shabu hachi besar dengan background taman yang biasa dijadikan tempat berfoto. Nah water fountainnya boleh banget loh buat main air dan memang disediakan shower room untuk bilas sesudah main, jadi bukannya norak, tapi dipersilahkan. Hihihi. Oh iya mengenai batasan waktu 2 jam tadi, tidak perlu takut kok, kalau untuk main-main boleh di luar itu, yang penting kita "pakai" mejanya hanya 2 jam. 

Taman di tengah restoran dan water fountain serta pengunjung dan anaknya sedang duduk (aka suami dan anak sulung saya)

Shower Room/Ruang Bilas

Di lantai atas yang sama dengan tempat menunggu dan bermain, disediakan nursery room buat menyusui dan ganti popok, lengkap dengan wastafel dan tisu kering. Cukup nyaman lah menurut saya.


Ada ga sih yang kaya saya juga, suka males keluar dekat-dekat maghrib, kalau bisa sudah di rumah. Nah musholanya shabu hachi ini bagus, bersih, harum, dan nyaman loh. Mukenanya bersih dan harum, untuk laki-laki yang mengenakan celana pendek disediakan sarung. Di pojok mushola, tertata rapi Al-quran, yasin, dan al ma'tsurat kalau mau dibaca. Mantap kannn...

mushola shabu hachi

mushola shabu hachi 2

Untuk yang membawa kendaraan pribadi, parkir Shabu Hachi Bogor ini termasuk cukup luas, namun terkadang tidak cukup. Namun jangan khawatir, ada jasa vallet terjangkau, hanya 10 ribu rupiah saja, anda terhindar dari kepusingan mencari parkir.


parkiran shabu hachi

Nah, jujur tempat shabu-shabu atau grill lainnya saya belum pernah kecuali Hanamasa tapi itu sudah lama sekali. Pernah liat shaburi dan kintan buffet tapi cuma menu di luarnya saja untuk cek harga dan tidak lebih murah dari Shabu Hachi. Tetap saja menurut saya lebih murah Shabu Hachi, plus tempatnya lebih enak dan luas karena bukan di Mall. 

Kekurangannya:
  • Ngga ada di depok! Wkwkwk, namanya juga orang mager. 
  • Kalau dapat tempat di aula, mereka slightly understaffed, jadi mau minta refill daging yang buat shabu-shabunya agak lama.
  • Kalau di cabang bogor, capit untuk BBQ ngga default dikasih kaya di cabang Ampera, jadi mesti minta.
  • Dia ada sistem poin untuk dapat merchandise, tapi sistem poin itu hanya dihitung jika dalam rombongan ada yang beli dengan harga kids (karena hadiahnya juga buat anak-anak, macam tempat minum sampai lunch box smiggle). Padahal saya sama suami termasuk sering kesini, kan lumayan yaa, kalau bisa dihitung. 

Btw, maaf ya for poor photo angle, diambil pake hp aja sambil gendong si Salsa, plus jadi susah juga mau panorama, hihihi

Kalau kalian punya rekomendasi tempat makan enak yang worth it (apalagi kalo All You Can Eat dibawah 450ribu buat 2 pax) dan kids friendly juga, mau dong masukannyaaa... ๐Ÿ˜Š