Fakta Saya di Mata Suami: Jelek Semua

4:21 AM


Day 6 of BPN 30 Day Challenge 2018 - 5 Fakta Tentang Diri Sendiri


Hmmmm hari ke 6 ini disuruh nulis tentang fakta tentang diri sendiri. Jadi berasa lagi wawancara kerja. Dulu saya paling ngga suka menjawab bagian "apa kelebihan dirimu" karena jujur saya ga mau overselling dengan kata lain sebenarnya saya ga PD. 

Ibu saya dulu sering bilang seperti ini "orang baik tidak akan bilang-bilang dirinya baik melainkan orang lain lah yang akan mengatakannya". Biasanya sih konteks pembicaraan ini tuh saat mau menjodohkan orang lain, dimana kita disarankan untuk bertanya kepribadian orang itu ke orang terdekat atau yang sering berinteraksi dengannya.

Oleh karena itu dalam menuliskan artikel ini saya bertanya kepada suami saya, 5 fakta tentang istrinya.
  1. Ga sabaran dan suka marah-marah - Ok, yang ini saya akui kalau saya emang ga sabaran banget. Apalagi kalau kejebak macet jadi suka marah-marah sama keadaan, maksud hati sih kasian kan suami jadi nyetirnya lama eh tapi dia mah malah pengennya saya tidur aja kalau macet, lebih membantu! Hehehehe... Atau misalnya setelah seharian ngangon dua bocah, rumah berantakan kaya kapal pecah, pulanglah si "bocah" gede di sore hari dan dengan santainya meletakkan baju kotor dimanapun dia mau. Hmmmm dan banyak lagi kebiasaan yang irritating lainnya. Btw, napa ujung-ujungnya malah kritik orang lainn.. Kan ini lagi tentang saya ya, hahahaha... 😝
  2. Mudah termakan diskonan - Bagian yang ini sebenarnya kebiasaan wanita ga sih hahaha... Jadi suka beli sesuatu yang tidak begitu diperlukan in the name of discount. "Aduhhh ini diskon 50%, kamu mau gaaa ini lagi diskon loh 70%". Di sisi lain, suami saya tidak mudah termakan diskon, kalau dia tidak perlu dan tidak suka, ya dia ga beli. Kebalikannya sama saya, walaupun mungkin ga naksir atau suka, karena diskon yang wow jadi disuka-sukain... Hihihihi. Guilty. Tapi promo Black Friday dan Cyber Monday dari tanggal 23-26 November ini, saya engga belanja (banyak) loh... Kemajuan kannn 😎
  3. Pelit - Hmmm, ini gara-gara kemarin ada yang mengganggu pikiran saya dan saya langsung cerita ke suami. Belakangan ini saya mulai lebih teratur dan disiplin dengan keuangan keluarga. Prinsip saya, kalau bisa dihemat ya dihemat. Dalam hal ngasih orang pun saya ga pelit sebenernya, tapiiiiiii saya paling ga suka sama orang aji mumpung, dikasih hati minta jantung. Sedangkan prinsip suami saya "ya udahlah gapapa sekali-kali". Lalu kejadiannya berkali-kali, hmmmm... 
  4. Jujur - Saya tau banyak kata mutiara "if you have nothing good to say, then don't say it". Tapi biasanya yang kaya gini akan buat saya empet sendiri. I have to say it, dan siapa lagi ya sasaran curhat saya selain suami. Semua hal saya ceritakan sama dia termasuk pikiran negatif saya, sampai tidak jarang responnya "Iya, kamu udah cerita".
  5. "Sebenarnya" Baik - napa pakai sebenernya dehhh πŸ˜’ yaaaa karena saya benar-benar suka cerita apa yang di pikiran saya kepada suami, but in the end he knows I have good intention. Lagipula kalau sudah tidak bisa terbuka ke suami, bukannya itu ga baik yaaa...
Gitu amat yak suami, hampir semuanya jelek yang disebut. Pas nulis ini orangnya lagi ngorok disamping, jadi kesel liatnya, u not much good too lahhh... Hehehehe...

Thanks for reading, by the way. Berikut saya tambahkan fakta random tentang diri saya:
  1. Karena pas kecil saya keseringan nonton sinetron, jadilah cita-cita saya adalah punya Mertua yang ga jahat. Saya ga mau mertua saya kaya raya nanti dikira saya mau morotin hartanya. Hahahaha. Alhamdulillah, mertua saya baik-baik semua, ga kaya di sinetron.
  2. Walaupun begitu, ada beberapa waktu saya belain antagonis atau yang least favorite. Karena suka ga suka sendiri sama tokoh yang cengeng-cengeng gitu. Atau misalnya pas nonton Film Netflix "To All The Boys I've Loved Before" semua orang suka sama Peter yang diperankan oleh Noah Centineo, nah kalau saya lebih suka Josh 😜
  3. Price Police - saya bisa hapal harga barang-barang yang saya sering beli ditambah lagi sekarang zaman online, makinlah mudah untuk mengetahui apakah harga yang diberikan best deal atau tidak. Kalau tidak kepepet, saya selalu membeli susu dan popok anak saya lewat online.
  4. Bukan Tim Teh atau Kopi, tapi Tim Susu. Atau hot chocolate, even better!
  5. Sangat tidak mengerti kenapa modifikasi mobil menjadi ceper itu keren. Hidup sudah susah kenapa dibuat lebih susah lagi?
Post ini sangat kebalikannya dari promosi yaaa.. Hahahaha... If you don't know me in real life, do you want to be friends with me by only reading this post?





You Might Also Like

2 comments

  1. Modifikasi mobil jadi ceper hahahaha aku jg ga paham..apalagi kalo pas mentok polisi tidur. Padahal mobip org tapi aku yg ngilu denger suara sereretannya ituπŸ™ˆ

    ReplyDelete
  2. Wakakakakak. . Ya ampoonnn, habis mewek baca postingan awal, lah kok ngakak baca yang ini.

    Btw penilaian suaminya sama kayak suami saya untuk 1 dan 2.

    Kalau lagi macet, eh gak ding, kalau suami lagi nyetir, dia bakal berdoa biar saya tidur saja.
    Soalnya berisik, gak boleh kenceng2, gak boleh deket2 jarak kendaraan, gak boleh gini, ga boleh gitu, hahahah

    Kalau macet, si pak suami pasti langsung sodorin cokelat biar aman, saya ga ngomel aja hahaha..

    Daaann juga samaaa..
    Entah mengapa, wanita itu selalu termakan diskon.
    Bahkan kadang wanita itu tau banget kalau sebenarnya harganya udah dinaikan trus didiskon.
    Eh tetep aja diembat hahaha..

    Daann bener juga yaakk..
    Mengapa orang suka banget ceperin mobil?
    Sementara saya pengennya punya mobil yang bannya kayak truck, biar aman kalau banjir hahaha

    ReplyDelete

Subscribe